Alasan Kenapa Orang Cerdas Temannya Sedikit

Alasan Kenapa Orang Cerdas Temannya Sedikit

Mungkin kita mulai merasa gak kalau makin belajar, kita makin kita banyak tahu hal-hal yang baru, tapi kok teman kita makin berkurang ya. Ini indikasi yang baik atau malah ini menjadi sebuah penurunan?

Tanpa disadari memang makin bertambahnya ilmu kita makin sedikit pula jumlah teman yang benar-benar ada dalam lingkaran pergaulan kita. Jika dulu kita terbiasa nongkrong bersama teman anggota geng yang berjumlah 5 sampai 10 orang, maka mungkin sekarang kamu sudah cukup puas hanya bergaul dengan 2/3 orang saja temanmu.

Berteman itu ada tiga golongan, yang pertama berteman karena nafsu, mungkin ingin pamer unjuk diri atau dan hal yang sebagainya. Yang kedua adalah berteman karena niat mungkin niatnya itu pengen mendapatkan pekerjaan pengen dapetin jabatan atau berteman dengan orang terkenal supaya juga bisa kecipratan keterkenalan Nya dan yang ketiga adalah berteman tulus tanpa tapi benar-benar dari hati.

Baca Juga: Cara Menjadi Seorang Pendengar yang Baik

Kalau kita merasa kok makin dewasa kita makin belajar kita kok teman-teman kita makin sedikit. Sebenarnya bukan dirimu yang salah, ada tujuh alasan yang membuatmu harus bersyukur sebenarnya kenapa kamu makin bertambahnya ilmu makin sedikit teman kamu.

Kualitas Lebih Baik Daripada Kuantitas

Jika dulu kamu merasa bangga dengan jumlah teman dan kenalan yang mencapai puluhan, sekarang tidak lagi. Kamu lebih nyaman dengan jumlah teman yang sedikit namun benar-benar berkualitas. Lagian untuk apa berteman dengan banyak orang, tapi pada saat kita membutuhkan mereka, mereka tidak berada di samping kita.

Ketika kita makin dewasa dan makin bisa berpikir, maka ketika kita ngobrol dengan teman-teman yang sudah tidak lagi satu frekuensi. Maksudnya begini kita, ingin sekali ngobrol tentang impian masa depan, untuk membahagiakan orang tua, tapi teman-temanmu ketika diajakin ngobrol, hal tersebut teman-temannya malah berkata itu bukan urusan kita, nanti ajalah cari uang kita besok kirim kemana nih.

Baca Juga: Langkah Perlahan Keluar Dari Zona Nyaman

Ia memang sudah enggak nyambung dan pastinya besok-besok kita akan menghindari untuk ngobrol hal-hal yang gak penting dalam hidup kita. Itulah makanya orang-orang cerdas itu teman-temannya makin dikit karena yang diutamakan adalah kualitas bukan kuantitas.

Mulai Menghindari Konflik

Secara naluri kamu ingin meminimalisasi drama dengan orang-orang di sekitar. Kamu juga belajar dari pengalaman untuk bergaul dengan orang-orang yang bisa kamu percaya. Kan males kalau memang berteman dengan orang-orang yang justru hidupnya hobi menusuk dari belakang.

Makin cerdas kita, kita makin bisa melihat mana teman yang hobi drama dan perlu dijauhi dan mana teman-teman yang bisa membawa impact positif dalam kehidupan kita. Dan akhirnya hak kita dong untuk memilih mana yang harus didekati dan mana yang perlu dijauhi.

Menyalurkan Energi Ke Hal-Hal Yang Lain

Mungkin kamu bisa semangat keluar malam, ngobrol, nongkrong, bergunjing dengan teman-teman. Namun sekarang kamu berpikir bahwa energi yang tersisa itu sebaiknya dialihkan ke hal yang bermanfaat. Misalnya nih daripada nongkrong kamu lebih menghabiskan waktu kamu di rumah istirahat atau nongkrong dengan orang-orang di rumah.

Baca Juga: Beberapa Hal Yang Kamu Lakukan Ketika Sudah Mulai Dewasa

Makin berilmu kita, kita makin paham untuk tidak menghabiskan waktu secara sia-sia. Makin berilmu kita, kita akan makin mengerti bahwa energi itu terbatas dan harus disimpan untuk hal-hal yang bermanfaat untuk masa depan kita.

Sudut Pandangan Hidup Dan Visi Misi Sudah Berubah

Seiring dengan bertambahnya ilmumu maka semakin dewasa pula pola pikir seseorang. Gak heran ada beberapa visi-misi yang ikut berubah, hal ini memicu kamu untuk menyaring teman-teman. Tanpa sadar kamu bergaul dengan teman-teman yang memiliki vibes yang sama dengan diri kamu.

Baca Juga: Pada Sebuah Titik Jenuhku

Mencoba Jujur Pada Diri Sendiri

Makin berilmu kamu, kamu akan makin jujur dan makin terbuka pada diri sendiri. Nggak ada alasan untuk kamu untuk mempertahankan teman-teman yang sebenarnya kamu tidak suka. Kamu nggak harus pura-pura untuk menyukai hal yang sama supaya bisa diterima. Kejujuran dirimu itu membantu kamu untuk hanya berteman dengan orang-orang yang membuat kamu nyaman saja.

Banyak Teman Justru Bisa Menyedot Energi

Memiliki banyak teman bukan berarti hidup kita makin asyik. Justru kamu makin akan merasa kesepian. Karena teman-temanmu sudah tidak satu gelombang lagi dengan dirimu. Hasilnya, acara kumpul-kumpul hanya akan menjadi acara bergunjing atau ajang pamer saja. Nantinya hal tersebut akan banyak menyedot energimu. Lebih baik memiliki sedikit teman, tapi kamu selalu merasa bertenaga.

Dalam satu circle yang pertemanan yang besar, nantinya kalau circle itu tidak sehat, akan ada circle-circle kecil dalam satu circle besar itu dan circle-circle kecil itu tercipta karena satu dengan yang lainnya tidak cocok akhirnya satu circle itu akan saling bergunjing 1 dengan yang lainnya.

Baca Juga: Kebiasaan Kecil Yang Merubah Hidup

Buat apa punya circle yang besar, tapi kalau pada akhirnya masih harus saling bergunjing. Mending memiliki 1 circle kecil, tapi kita bisa bertenaga dengan memiliki circle tersebut. Mending memiliki circle yang kecil, sedikit tapi apa adanya dan bisa saling memahami.

Yang Benar-Benar Tulus Dan Selalu Ada Untuk Kita

Mereka yang tetap tinggal hingga sekarang adalah orang yang benar-benar tulus dan selalu ada untuk kita. Meski jumlahnya hanya segelintir, namun kita harus berbangga karena mereka itu tulus dan bisa diandalkan. Bersama mereka kita bisa menjadi diri sendiri, apa adanya dan tidak memakai topeng. Bersama mereka makin hari shalat kita makin baik.

Ibadah kita makin baik, mereka akan selalu membawa kita ke dalam kebaikan dan selalu ada dalam suka maupun duka. Dengan begitu, energi kita akan makin tambah ketemu dengan mereka kita akan senang, bahagia dan kalau kita sudah mendapatkan itu.

Baca Juga: Fenomena Suka Healing Generasi Sekarang

Yakin saja merekalah orang-orang yang tepat untuk berada dalam lingkaran kamu. Jadi nggak perlu khawatir ketika kamu memiliki sedikit teman, bukan berarti kamu yang bermasalah. Itu memang alami, seiring dengan bertambahnya ilmu kamu dan seiring dengan bertambahnya usia kamu.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url