Kenapa Harus Kuliah?

Kenapa Harus Kuliah

Banyak sekali atau bahkan semua orang pengen yang namanya kuliah entah dinegri atau diswasta itu adalah sebuah pilihan. Namun dilain sisi banyak sekali kendala untuk meneruskan untuk kuliah setelah lulus sekolah bahkan ada yang rela berhenti beberapa tahun untuk bekerja dahulu lalu memutuskan untuk kuliah.

Oke lanjut ..sebenernya seberapa penting kuliah untuk kita sebagai anak muda diijaman sekarang ini, yang terkadang binggung memutuskan memilih kuliah dulu atau langsung kerja. Langsung kita bahas kenapa harus kuliah:

Generasi Emas

Kamu, Aku, kita semua anak muda adalah agen of change atau agen perubahan. Indonesia akan menuju generasi emas pada tahun 2045 atau yang mana 100 tahun Indonesia merdeka dimana indonesia membutuhkan anak muda yang mempunyai visi kedepan untuk bertindak. Lalu apa hubungannya agen of change dengan kuliah

banyak sekali yang mempertanyakan hal tersebut terutama anak SMA dan lain sebagainya, Dalam perkuliahan, mahasiswa tidak hanya belajar tentang materi kuliah untuk mendapatkan nilai dan ijazah saja.

Pergaulan mahasiswa dalam dunia kampus juga bermanfaat untuk mengembangkan kepribadian dan merubah sudut pandang kita terhadap suatu hal ke arah yang lebih baik.

Seorang tokoh muslim dari mesir pernah berkata “disetiap kebangkitan pemuda adalah pilarnya, disetiap pemikir pemudalah panji-panjinya.” Mengapa harus pemuda, mengapa tidak orang tua saja, itulah mengapa harus anak muda karna anak muda mempunyai pemikir dan tekad yang kuat.

Banyak tokoh tokoh dunia yang mengapa anak muda adalah pilar pilar Negara bahkan presiden pertama juga pernah berkata “berikan aku 10 pemuda maka akan kuguncangkan dunia”.

Mahasiswa adalah salah satu harapan suatu bangsa agar bisa berubah ke arah lebih baik. hal ini dikarenakan mahasiswa dianggap memiliki intelek yang cukup bagus dan cara berpikir yang lebih matang.

Baca Juga: Jadi Sumber Penghasilan Ini 5 Skill Yang Harus Kamu Miliki

Punya Peluang Karir

Yang kedua yaitu punya peluang karir yang lebih baik, bicara karir atau sebuah pekerjaan kita ibaratkan seperti ini kalau kita ingin pergi kesuatu daerah yang berjarak 10 km, kita punya dua pilihan jalan kaki atau mengendarai kendaraan.

jika diibaratkan mengendarai kendaraan adalah kita menyelesaikan kuliah dan yang berjalan kaki adalah yang tidak kuliah. Kita bisa membayangkan pasti akan memilih mengendarai kendaraan agar dengan cepat untuk sampai ketujuan.

Inti dari kuliah adalah agar bisa berkarir yang lebih baik lagi untuk sukses, tentunya kita memikirkan hari tua yang mana kelak dihari tua hanya tinggal menikmati hasil masa muda.

Kita semua tidak menginginkan selamanya akan terus bekerja pada orang lain atau istilah kasarnya diperbudak. saat bekerja nantinya, orang yang kuliah lebih mampu menyelesaikan masalah dengan kepala dingin. Memandang masalah dari berbagai sudut pandang dan juga lebih mampu memikirkan berbagai jalan untuk menemukan solusi dibandingkan dengan orang yang tidak kuliah.

Membahagiakan Orang Tua

Sudah jelas apa yang kita lakukan didunia ini tak lain hanyalah untuk membahagiakan orang tua kita.

Bisa dibyangkan ketika mahasiswa menempuh studi selama empat tahun atau bahkan sampai lima tahun untuk meraih sarjana, tapi dimana letak yang sngat membahagiakan orangtua saat mereka meneteskan air mata kebahagiaan itu hanya satu hari saja, ketika mereka melihat anaknya memakai toga untuk menerima gelar sarjana di hari wisuda.

Sebuah kebahagiaan bagi orangtua ketika anaknya mampu membawa gelar sarjana ke rumah orangtuanya. Kita bisa membayangkan ketika orangtua kita bergaul dengan tetangga yang terkadang selalu meremehkan berani dan bangga menyatakan bahwa anak saya baru saja diwisuda di universitas yang baik dan dengan lulusan terbaik.

Kuliah bisa lakukan siapa saja, asalkan mau berusaha dan bersungguh sungguh, pendidikan adalah penting namun menuntut ilmu adalah kewajiban.

Memang benar kita saat ini orang susah, profesi orang tua rendah, namun kita tidak pernah tahu kehidupan yang akan datang. Jangan gengsi karena gengsi dilakukan oleh orang yang bermental miskin, kita hanya miskin secara harta namun kaya akan tekad dan semangat.

Gunakan Waktu Mudamu Untuk Membahagiakan Yang Sudah Mulai Menua.

Baca Juga: Overthinking Terhadap Masa Depan

Next Post
No Comment
Add Comment
comment url